Kelemahan dan Kelebihan Isolator Porselin & Isolator Gelas
Kelebihan isolator dari bahan porselin adalah :
- Terbuat dari bahan campuran tanah porselin, kwartz, dan veld spaat.
- Bagian luarnya dilapisi dengan bahan glazuur agar bahan isolator tersebut tidak berpoi-pori. Dengan lapisan glazuur ini permukaan isolator menjadi licin dan berkilat, sehingga tidak dapat mengisap air.
- Dapat dipakai dalam ruangan yang lembab maupun di udara terbuka
- Memiliki sifat tidak menghantar (non conducting) listrik yang tinggi, dan memiliki kekuatan mekanis yang besar.
- Dapat menahan beban yang menekan serta tahan akan perubahan-perubahan suhu.
- Memiliki kualitas yang lebih tinggi dan tegangan tembusnya (voltage gradient) lebih besar, sehingga banyak disukai pemakaiannya untuk jaringan distribusi primer. Kadang-kadang kita jumpai isolator porselin ini pada jaringan distribusi sekunder, tetapi ukurannya lebih kecil.
- Tranformator Arus/CT
- Resistor, Karakteristik, Nilai Dan Fungsinya
- Peralatan Pengaman Kubikel 20 KV
- Transformator Tegangan
- Remote Control Pengaman Untuk Sepeda Motor
- Contactor Pengertian Dan Prinsip Kerja
- Motor listrik pengertian dan prinsipkerja
- TRIAC pengertian dan aplikasinya
- Motor AC : Teori Motor AC Dan Jenis Motor AC
- Kapasitor Jenis, Fungsi Dan Karakteristik
- Thyristor Pengertian Dan Jenis
- SCR (Silicon Controlled Rectifier) Penjelasan
- Motor Stepper Jenis Jenisnya
Kelemahan isolator dari bahan porselin adalah :
- Tidak tahan akan kekuatan yang menumbuk atau memukul
- Ukuran isolator porselin ini tidak dapat dibuat lebih besar, karena pada saat pembuatannya terjadi penyusutan bahan. Walupun ada yang berukuran yang lebih besar, namun tidak seluruhnya terbuat dari bahan porselin, akan tetapi di buat berongga didalamnya, yang kemudian di isi dengan bahan besi atau baja tempaan sehingga kekuatan isolator porselin bertambah. Cara yang demikian ini akan menghemat bahan yang digunakan.
- Harganya lebih mahal, tetapi lebih memenuhi persyaratan yang diinginkan.
Kelebihan isolator dari bahan gelas adalah :
- Terbuat dari bahan campuran antara pasir silikat, dolomit, dan phospat. Komposisi bahan tersebut dan cara pengolahannya dapat menentukan sifat dari isolator gelas ini.
- Lebih banyak dijumpai pemakaiannya pada jaringan distribusi sekunder.
- Isolator gelas ini harganya lebih murah bila dibandingkan dengan isolator porselin.
Kelemahan isolator dari bahan gelas adalah :
- Memiliki sifat mengkondensir (mengembun) kelembaban udara, sehingga lebih mudah debu melekat dipermukaan isolator tersebut.
- Makin tinggi tegangan sistem makin mudah pula terjadi peristiwa kebocoran arus listrik (leakage current) lewat isolator tersebut, yang berarti me-ngurangi fungsi isolasinya.
- Memiliki kualitas tegangan tembus rendah, dan kekuatannya berubah dengan cepat sesuai dengan perubahan temperatur.
- Saat terjadi kenaikan dan penurunan suhu secara tiba-tiba, maka isolator gelas ini akan mudah retak pada permukaannya. Berarti isolator gelas ini bersifat mudah dipengaruhi oleh perubahan suhu disekelilingnya. Tetapi bila isolator gelas ini mengandung campuran dari bahan lain, maka suhunya akan turun.
Baca Juga:
- Standar Ukuran Resistor: Jenis, serta Aplikasinya dalam Elektronika
- Penjelasan Resistor Variabel: Komponen, Jenis serta Aplikasinya
- Penjelasan Resistor SMD: Jenis, Kode serta Aplikasinya dalam Elektronika
- Dioda SMD: Penjelasan, Jenis Serta Aplikasi pada perangkat Elektronik
- Transistor SMD: Penjelasan, jenis serta Aplikasinya
- Dioda Laser: Prinsip Kerja, Karakteristik, Aplikasi, serta Perkembangan Teknologi
- Transistor NPN dan PNP: Fungsi, Cara Kerja, serta Aplikasinya dalam Dunia Elektronika
- Dioda Kiprok: Fungsi, Cara Kerja, serta Peranannya dalam Sistem Kelistrikan
- Dioda 3 Ampere: Fungsi, Karakteristik, Prinsip Kerja, serta Aplikasi dalam Elektronika
- Dioda 2 Ampere: Fungsi, Prinsip Kerja, Spesifikasi, serta Aplikasinya dalam Rangkaian Elektronik
Belum ada Komentar untuk "Kelemahan dan Kelebihan Isolator Porselin & Isolator Gelas"
Posting Komentar