Pengertian Isolator Porselin Kelebihan dan Kelemahan
Isolator porselin dibuat dari dari bahan campuran tanah porselin, kwarts, dan veld spaat, yang bagian luarnya dilapisi dengan bahan glazuur agar bahan isolator tersebut tidak berpori-pori. Dengan lapisan glazuur ini permukaan isolator menjadi licin dan berkilat, sehingga tidak dapat mengisap air. Oleh sebab itu isolator porselin ini dapat dipakai dalam ruangan yang lembab maupun di udara terbuka.
- Contactor Pengertian Dan Prinsip Kerja
- Motor listrik pengertian dan prinsipkerja
- TRIAC pengertian dan aplikasinya
- Motor AC : Teori Motor AC Dan Jenis Motor AC
- Kapasitor Jenis, Fungsi Dan Karakteristik
- Thyristor Pengertian Dan Jenis
- SCR (Silicon Controlled Rectifier) Penjelasan
- Motor Stepper Jenis Jenisnya
- Transistor Bipolar Penjelasan
- NTC (Negative Temperature Coefisien) Pengertian Dan Aplikasi
- Sensor Cahaya
- Transduser Elektronika
- PTC (Positive Temperatur Coefficient)
- Sensor Suhu
- Solid State Relay
Karena kualitas isolator porselin ini lebih tinggi dan tegangan tembusnya (voltage gradient) lebih besar maka banyak disukai pemakaiannya untuk jaringan distribusi primer. Walaupun harganya lebih mahal tetapi lebih memenuhi persyaratan yang diinginkan. Kadang-kadang kita jumpai juga isolator porselin ini pada jaringan distribusi sekunder, tetapi ukurannya lebih kecil.
Keuntungannya :
Terbuat dari dari bahan campuran tanah porselin, kwarts, dan veld spaat,
Bagian luarnya dilapisi dengan bahan glazuur agar bahan isolator tersebut tidak berpori-pori. Dengan lapisan glazuur ini permukaan isolator menjadi licin dan berkilat, sehingga tidak dapat mengisap air.
Dapat dipakai dalam ruangan yang lembab maupun di udara terbuka.
Memiliki sifat tidak menghantar (non conducting) listrik yang tinggi, dan memiliki kekuatan mekanis yang besar.
Dapat menahan beban yang menekan serta tahan akan perubahan-perubahan suhu.
Memiliki kualitas yang lebih tinggi dan tegangan tembusnya (voltage gradient) lebih besar, sehingga banyak disukai pemakaiannya untuk jaringan distribusi primer. Kadang-kadang kita jumpai isolator porselin ini pada jaringan distribusi sekunder, tetapi ukurannya lebih kecil.
- Sensor Cahaya
- Transduser Elektronika
- PTC (Positive Temperatur Coefficient)
- Sensor Suhu
- Solid State Relay
- Motor Servo Penjelasan
- Motor DC Penjelsan Komponen Dan Jenis Jenis
Kelemahannya :
Baca Juga:
- Dioda SMD: Penjelasan, Jenis Serta Aplikasi pada perangkat Elektronik
- Transistor SMD: Penjelasan, jenis serta Aplikasinya
- Dioda Laser: Prinsip Kerja, Karakteristik, Aplikasi, serta Perkembangan Teknologi
- Transistor NPN dan PNP: Fungsi, Cara Kerja, serta Aplikasinya dalam Dunia Elektronika
- Dioda Kiprok: Fungsi, Cara Kerja, serta Peranannya dalam Sistem Kelistrikan
- Dioda 3 Ampere: Fungsi, Karakteristik, Prinsip Kerja, serta Aplikasi dalam Elektronika
- Dioda 2 Ampere: Fungsi, Prinsip Kerja, Spesifikasi, serta Aplikasinya dalam Rangkaian Elektronik
- Standar Ukuran Resistor: Jenis, serta Aplikasinya dalam Elektronika
- Penjelasan Resistor Variabel: Komponen, Jenis serta Aplikasinya
- Penjelasan Resistor SMD: Jenis, Kode serta Aplikasinya dalam Elektronika
Ukuran isolator porselin ini tidak dapat dibuat lebih besar, karena pada saat pembuatannya terjadi penyusutan bahan. Walaupun ada yang berukuran lebih besar namun tidak seluruhnya dari bahan porselin, akan tetapi dibuat rongga di dalamnya, yang kemudian akan di isi dengan bahan besi atau baja tempaan sehingga kekuatan isolator porselin bertambah. Cara yang demikian ini akan menghemat bahan yang digunakan.
Harganya lebih mahal tetapi lebih memenuhi persyaratan yang diinginkan.
Belum ada Komentar untuk "Pengertian Isolator Porselin Kelebihan dan Kelemahan"
Posting Komentar